Kamis, 17 Desember 2015
"GGD merupakan program unggulan tahun ini dan 2016 akan kirim sebanyak 1.500 GGD" kata Anies.
Selasa, 15 Desember 2015
Kemendikbud Sebar 1.025 Guru Untuk Enam Kecamatan di Kabupaten Meranti
"Jumlah ini sangat banyak. Kami khawatir nantinya guru-guru komite yang ada akan tersingkir," ujar Kabid Pendidikan Menengah Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti, Suwandi, Selasa (15/12/2015).
Dari 1.025 guru yang akan disebar di Kepulauan Meranti tersebut terdiri dari 219 guru SMA, 44 guru SMK, 271 guru SMP dan 491 guru SD. Para GGD ini akan ditempatkan di enam kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Seperti di Kecamatan Rangsang, Rangsang Pesisir, Rangsang Barat, Pulau Merbau, Merbau dan Tasik Putripuyu.
Sementara Kecamatan Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat dan Kecamatan Tebingtinggi Timur tidak mendapatkan GGD karena tidak termasuk dalam daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).(*)
Senin, 14 Desember 2015
Waduuuuuhh “surat edarannya dicueki guru, ini respons menpan RB”
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi tidak mempersoalkan surat edarannya Nomor B/3909/M.PANRB/12/2015 tertanggal 7 Desember 2015 tidak diindahkan guru.
Diketahui, isi SE Menpan RB itu mengenai permintaan agar guru tidak mengikuti perayaan HUT PGRI ke-70 di Stadion Utama Geloran Bung Karno, kemarin. Namun, kenyataannya kemarin puluhan ribuan guru menghadiri acara tersebut.
"Ya enggak apa-apa, memang jumlah guru kan banyak, hampir 2 juta jumlah guru se-Indonesia yang pegawai negeri, guru honorernya mungkin ada 1 juta mungkin yang guru tidak tetap, ya kalau datang 100 ribu ya wajar aja," ujar Yuddy usai menghadiri acara pencanangan zona integritas dan wilayah bebas korupsi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (14/12/2015).
Kendati demikian, dia membantah surat edarannya Nomor B/3909/M.PANRB/12/2015 tertanggal 7 Desember 2015 itu sebagai larangan bagi guru untuk menghadiri HUT PGRI ke-70 kemarin.
"Tidak ada larangan untuk hadir, hanya memberikan informasi bahwa puncak peringatan Hari Guru sudah dilaksanakan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan dan dihadiri oleh presiden pada 24 November 20i5, itu saja. Kita beritahukan acara resmi pemerintah sudah dilaksanakan," tutur Yuddy.
Diketahui, ribuan guru kecewa karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri acara HUT PGRI ke-70 di Stadion Utama Geloran Bung Karno, kemarin. Kekecewaan itu pun diluapkan dengan menyoraki Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani yang hadir mewakili Presiden Jokowi.
Sumber : ( http://nasional.sindonews.com )
Demikian informasi terbaru yang dapat saya sampaikan...
semoga bermanfaat.............